Panas Ciputat selalu terasa beda di bengkel kecil itu. Bau besi terbakar, percikan api las yang menyala-nyala, dan tangan Amir yang kapalan menjadi saksi bisu perjuangan seorang pria enam puluh tahun. Sejak muda, Amir telah mengenal dunia melalui logam yang disambung. Sekolah Dasar adalah batas pendidikannya; kemiskinan keluarga memaksanya turun ke jalan, magang pada tukang …
BERQURBAN UNTUK ALLAH: Kisah Rumah yang Dijual, Hati yang Tersadarkan
Jakarta tidak pernah tidur, tapi bagi Ahmad, Jakarta juga tidak pernah memberinya cukup napas. Usia enam puluh tahun, pensiunan pegawai negeri yang dulu hidup tenang di kota kecil Sumatera Selatan, kini harus bertahan di ibu kota dengan ritme yang kejam. Di pinggir trotoar kawasan Terminal Blok M, ia menjajakan kemplang —kerupuk ikan gurih khas Palembang. …
KEAJAIBAN NIAT: Kisah Nyata Seorang Pensiunan Guru Pergi Haji dengan Modal Seratus Ribu Rupiah
Angin sore berembus perlahan di beranda rumah panggung kayu di Muara Enim, Sumatera Selatan. Di kursi tua yang catnya mulai mengelupas, Abu Bakar duduk termenung. Usia tujuh puluh tahun telah melengkungkan punggungnya, memperlambat langkahnya, namun matanya masih menyimpan kilat keingintahuan yang sama seperti saat ia masih berdiri di depan kelas. Di hadapannya, Toni, keponakan jauh …
Mengapa Niat Haji Harus Mulai dari Miqat?
Banyak yang bertanya, mengapa niat dan ihram haji tidak boleh dilakukan sembarang tempat, tetapi harus dimulai dari miqat? Padahal, niat pada umumnya cukup di dalam hati, kapan pun dan di mana pun. Namun dalam ibadah haji, Allah dan Rasul-Nya menetapkan batas yang jelas. Mengapa harus di miqat? Miqat secara harfiah berarti “batas”. Dalam manasik haji, …