Banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa memahami kota Makkah saat ini sebetulnya sangat berbeda dengan Makkah yang dahulu, saat Rasulullah berada di sana. Kondisi geografis, sosial, dan budayanya pada abad ke-7 Masehi itu berbeda dengan sekarang. Makkah kala itu bukanlah kota metropolitan dengan gedung pencakar langit, kendaraan berseliweran, produk hasil teknologi semua tersedia, restoran …
Kisah Mereka yang Pulang Berubah
Seorang ibu rumah tangga dari Cirebon, sebut saja Bu Siti, bercerita dalam sebuah kajian: “Saya ke umroh usia 45 tahun. Dulu, saya orangnya pemarah. Kalau pembantu salah sedikit, saya teriak-teriak. Suami saya sampai kapok diajak ngomong. Setelah umroh, saya nggak langsung berubah. Tapi setiap kali marah mau meledak, saya tiba-tiba ingat Ka’bah. Saya ingat bagaimana …
“Self-Reward” Menjadi Konten Unggulan
Di antara jutaan konten yang membanjiri layer HP kita, konten perjalanan adalah salah satu yang paling viral, paling diminati. Apa alasan psikologis di balik itu: menonton orang lain traveling memberikan hiburan sekaligus aspirasi. “Orang suka menonton orang lain yang mirip dengan mereka hidup nyaman, bepergian, dan merawat diri sendiri, meskipun hanya beberapa menit di layar,” tulis Daily Trust dalam …
Racun Halus Algoritma
Mari kita bedah bagaimana media sosial bekerja. Di balik layar, ada mesin raksasa yang disebut algoritma. Tugasnya sederhana: membuat kita terus scrolling selama mungkin. Caranya? Memberi konten yang paling mungkin membuat kita terpaku. Lulu Nelleman, 25 tahun, seorang aktivis kesehatan mental dari Denmark, mengalaminya sendiri. Setelah ia mulai mencari konten tentang kesehatan mental, algoritma Instagram mulai …