Apa Itu Niat?

1.   Definisi Bahasa & Istilah

Secara bahasa, niat (النِّيَّةُ) berarti maksud atau tujuan. Secara istilah syar’i, niat adalah tekad hati untuk mengerjakan sesuatu dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.

Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Niat adalah bermaksud melakukan sesuatu dan bertekad mengerjakannya. Letaknya di hati.”

2.   Apakah Niat Harus Dilafalkan?

Mayoritas ulama menegaskan bahwa niat tempatnya di hati. Melafalkan niat tidak wajib dan tidak ada contoh dari Nabi ﷺ dalam ibadah apa pun kecuali haji/umrah saat ihram, yaitu ucapan talbiyah.

Niat Haji dan Ihram

Dalam ibadah haji, niat masuk ke dalam rukun ihram. Ihram secara bahasa artinya mengharamkan. Secara istilah: niat masuk dalam manasik haji/umrah.

1.   Kapan Niat Ihram Diucapkan?

Niat ihram dimulai dari miqat. Sejak itulah jamaah terikat dengan larangan ihram dan disunnahkan mengucapkan talbiyah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji”

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah”

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا وَعُمْرَةً

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk haji dan umrah” (Haji Qiran)

Bolehkah Niat Haji dari Jauh Hari Sebelumnya ?

Jawabannya: Boleh, bahkan dianjurkan. Niat ihram memang baru sah di miqat, namun niat dan tekad untuk berhaji boleh ditanam sejak lama.

1.   Niat Sebagai Azam

Dalam istilah ulama, ini disebut ‘azam – tekad yang kuat. Allah ﷻ berfirman:

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا…

“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki…” (QS. Al-Hajj: 27)

Ayat ini menunjukkan bahwa panggilan haji sudah dikumandangkan sejak Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Maka siapa yang menjawabnya dengan hati, meski belum mampu, ia telah menanam niat.

2.   Manfaat Niat Sejak Dini

§ Menjadi motivasi menabung dan memperbaiki diri.

§ Dicatat sebagai pahala niat oleh malaikat.

§ Jika wafat sebelum berangkat, in syaa Allah sudah dapat pahala haji.

Nabi bersabda: “Barangsiapa yang ingin mengerjakan haji lalu ia mati, maka Allah akan tuliskan baginya pahala orang yang berhaji sampai hari kiamat.” (HR. Abu Ya’la)

5

E. Pahala Niat Walau Belum Mampu

Salah satu kasih sayang Allah adalah: niat baik sudah dicatat sebagai kebaikan, meskipun belum terlaksana.

فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً

“Barangsiapa berniat melakukan kebaikan lalu tidak mengerjakannya, Allah tulis di sisi-Nya sebagai satu kebaikan sempurna.” (HR. Bukhari & Muslim)

3.   Kisah Orang yang Niat Jihad

Diriwayatkan, pada Perang Tabuk ada sahabat yang tidak ikut karena uzur. Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya di Madinah ada orang-orang, tidaklah kalian menempuh perjalanan atau melewati lembah kecuali mereka bersama kalian. Mereka tertahan oleh uzur.” (HR. Bukhari)

Begitu pula haji. Jika Anda sudah berniat sungguh-sungguh, menabung, mendaftar, namun Allah takdirkan wafat sebelum berangkat, maka pahala haji tetap mengalir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *