Deskripsi
Banyak orang menulis tentang perjalanan haji atau umrah. Namun buku ini tidak berhenti pada cerita perjalanan fisik.
Buku ini adalah:
- Catatan batin tentang rindu yang tak mudah dijelaskan
- Refleksi spiritual dari usia, waktu, dan penantian
- Kisah tentang bagaimana Allah memanggil hamba-Nya dengan cara yang tak terduga
- Perjalanan yang tidak selesai ketika pesawat mendarat kembali di tanah air
Ini bukan sekadar perjalanan menuju Ka’bah. Melainkan perjalanan menuju diri sendiri.
Dalam Ketika Aku Berjalan Menuju Baitullah, pembaca akan diajak menyusuri:
- Proses panjang memupuk niat dan kesungguhan
- Pergulatan batin sebelum keberangkatan
- Momen pandangan pertama yang meruntuhkan dada
- Sujud yang dinanti bertahun-tahun
- Air mata yang tak perlu dijelaskan
- Rindu yang tak pernah selesai
Setiap bab ditulis dengan gaya reflektif dan kontemplatif, mengajak pembaca bukan hanya membaca, tetapi ikut merasakan.
Nilai yang akan didapatkan dengan membaca buku ini:
📖 Perspektif baru tentang makna perjalanan ibadah
🕊 Kedalaman refleksi yang menenangkan hati
✨ Inspirasi untuk menjaga rindu dan memperkuat iman
🙏 Kesadaran bahwa perjalanan spiritual tidak pernah benar-benar berakhir
💡 Tersedia dalam format digital (e-book). Enak dibaca di HP, Laptop, dan Tab.
📦 Pesan sekarang !






Ulasan
Belum ada ulasan.